AUTOPSI – Tim Forensik Palangka Raya saat melakukan autopsi terhadap jasad korban pembunuhan, M Ridhani.
Buntok, KP – Terkait peristiwa pembunuhan di Desa Rangga Ilung
Kecamatan Jenamas yang dilakukan enam pelaku tanggal 12 Maret silam,
dimana saat itu korbannya dua orang yang salah satunya M Ridhani.
Kabar terbaru dihimpun KP, di Polres Barito Selatan bahwa pada Selasa (13/6), kuburan M Ridhani diinformasikan terpaksa harus dibongkar untuk dilakukan autopsi guna menambah alat bukti terkait penyidikan pihak kepolisian.
Kapolres Barito Selatan, AKBP Yussak Angga SIk MSi kepada KP membenarkan telah dibongkarnya makam M Rdhani pada hari Sabtu lalu (10/6) dan di autopsi oleh tim forensik dari Palangka Raya.
“Ini dilakukan untuk menambah alat bukti, karena sebelumnya pihak keluarga tidak mau dilakukan autopsi setelah korban ditemukan tewas di Sungai Barito sekitar Kampung Teluk Kelurahan Rantau Kujang kecamatan Jenamas saat itu,’’ ucap Kapolres.
Autopsi tersebut dilaksanakan di makam korban M Ridhani di Desa Telang Baru Kabupaten Barito Timur oleh tim forensik dari Palangka Raya dipimpin Dr Rike didampingi anggota Polres Barsel.
“Dari hasil autopsi memang ditemukan beberapa tanda tanda kekerasan dengan luka dibagian wajah, kepala dan mulut korban.
Hal tersebut membuktikan bahwa korban memang tewas akibat dianiaya dan dibunuh,’’ bebernya.
Semua juga diakui oleh keenam tersangka, Rusdi (23), Ahmad (20), Ijul (20), Dandi (19), Jamal (35) dan Rahman (41) dalam penyidikan dan rekonstruksi baru-baru lalu di Polres Barito Selatan. (adi/K-4)
Kabar terbaru dihimpun KP, di Polres Barito Selatan bahwa pada Selasa (13/6), kuburan M Ridhani diinformasikan terpaksa harus dibongkar untuk dilakukan autopsi guna menambah alat bukti terkait penyidikan pihak kepolisian.
Kapolres Barito Selatan, AKBP Yussak Angga SIk MSi kepada KP membenarkan telah dibongkarnya makam M Rdhani pada hari Sabtu lalu (10/6) dan di autopsi oleh tim forensik dari Palangka Raya.
“Ini dilakukan untuk menambah alat bukti, karena sebelumnya pihak keluarga tidak mau dilakukan autopsi setelah korban ditemukan tewas di Sungai Barito sekitar Kampung Teluk Kelurahan Rantau Kujang kecamatan Jenamas saat itu,’’ ucap Kapolres.
Autopsi tersebut dilaksanakan di makam korban M Ridhani di Desa Telang Baru Kabupaten Barito Timur oleh tim forensik dari Palangka Raya dipimpin Dr Rike didampingi anggota Polres Barsel.
“Dari hasil autopsi memang ditemukan beberapa tanda tanda kekerasan dengan luka dibagian wajah, kepala dan mulut korban.
Hal tersebut membuktikan bahwa korban memang tewas akibat dianiaya dan dibunuh,’’ bebernya.
Semua juga diakui oleh keenam tersangka, Rusdi (23), Ahmad (20), Ijul (20), Dandi (19), Jamal (35) dan Rahman (41) dalam penyidikan dan rekonstruksi baru-baru lalu di Polres Barito Selatan. (adi/K-4)

0 Response to "Kuburan Korban Pembunuhan Dibongkar"
Post a Comment